peristiwa kunci !

aduh . !
semalam kuar ngaN mama n baba .
g mid .
dah happy-happy kat sane nak balik .
b4 tu pown dah kene dah .
sesat nak g bangsar .
hah kene da .
biase la .
bile mulut da bukak .
hehehe .
mase balik tu beli barang-barang nak minum malam nie .
da sampai je rumah .
Ya Allah .
aku salah bawak kunci !
mati aku !
baba da letih .
call abg jiam dye ade kunci lain .
tapi kene g skypark subang .
aduh .
gile la kene beleter .
tapi aku mengaku salah aku .
berape kali la aku kene BODOH .
hahaha .
bile sampai rumah ape lagi duk dalam bilik jew la aku .
:P

Happy Fathers Day



Happy Fathers day
to Baba , U and all Fathers in the world .
love both of u
:D

salahkah aku ?

salahkah aku ?
bertanya pun jatuh salah ke ?
salah ke kalau aku nak tahu kebenarannye ?
AKU MANUSIA BIASA .
yang tak lari dari buat salah .
aku perlukan jawapan yang dapat redakan keresahan hati aku .
siapa yang suke hati berserabut macam ni . ?
tak ada siapa yang suka .
apa lagi harus aku buat ?
tak ada siapa yang pegang jawapan tu selain dia .
dan aku tanya pada dia .
bukan pada orang lain .
aku perlukan jawapan
jadi tolong jawab dengan seJUJURnya .

entah la .

betul ke cabaran itu dapat mematangkan diri seseorang ?
kadang-kadang betul jugak dengan apa pepatah tu kata .
tapi entah la .
ia bergantung pada sikap seseorang tu menerima cabaran .
kalau yang kuat dapat la tempuh cabaran tu dengan senang .
tapi bagi yang lemah ?
susah la jawabnya .
kita kena kuat dalam semua sebenarnya .
fizikal dan mental .
nak-nak dengan godaan dunia sekarang .
manusia alpa dengan segalanya .
nak pada orang yang bercinta .
kalau kuat alhamdulilah .
tapi kalau yang tak kuat alamatnya hanyut la .
betul cinta itu buta .
aku sendiri dapat rasakan tu .
cinta dapat buat seseorang tu hilang arah .
sanggup buat ape saja demi cinta .
sampai susah kita nak lupakan bila ada yang ditinggalkan .
kadang-kadang cinta juga buat manusia dah tak tahu bezakan halal dan haram .
kesiannya .
aku sedih bila tu jadi kat kaum aku sendiri .
dulu orang cakap orang yang tak tudung ni sosial sikit dari yang bertudung .
tapi kita tengok la sekarang .
peratusannya sama je .
bukan la aku nak cakap orang yang bertudung ni jahat .
tapi segelintirnya mencerminkan yang tak elok .
apa lagi kita nak cakap .
benda tu memang berlaku depan mata kita dan menjadi realiti dunia sekarang .
kadang-kadang aku sendiri takut .
takut aku tak kuat nak tempuh .
tapi kita kena selalu berdoa supaya kita dan keturunan kita dijauhkan dengan benda-benda yang tak elok .
AMIN .

motivasi diriku

Yesterday is HISTORY ,
Tomorrow is a MYSTERY ,
but Today is a give .
so use It !

...

1. Hendaklah banyak dan selalu bersembahyang sunat Taubat
setiap kali atau sebaik sahaja melakukan dosa atau ketika merasa diri
berdosa.Bertaubat hendaklah bersungguh-sungguh dan menangislah,
sebaik-baiknya sehingga mengeluarkan air mata, berasa takut dengan azab
Allah yang Maha dahsyat itu.2. Banyakkanlah menangis dan mengadukan hal kepada Allah kerana mengenangkan dosa.3.
Bermunajatlah (berdialoglah) secara langsung dengan Allah di waktu
sendirian ketika sunyi (di tempat sunyi) kerana cara itu hijab dengan
Allah itu terbuka.Dalam munajat itu mintalah supaya mati dalam di dalam beriman dan Islam dan supaya Allah membantu kita yang lemah ini.4.Hendaklah menjauhi semua perkara yang haram dan makruh sama ada perkara zahir mahupun batin.5.Sentiasalah
dalam berkeadaan berwudhuk. Sekiranya terbatal, maka diambil semula.
Orang yang berhadas, walaupun hadas kecil (tidak berwudhuk) akan
terhijab dirinya daripada Allah.6. Jangan menggunakan
lidah untuk perkataan yang sia-sia. Hendaklah lidah dibasahi dengan
selawat lantaran rindu kepada Rasulullah SAW. Sesiapa yang selalu
berselawat kerana rindu kepada Rasulullah SAW, barulah RasulullahSAW
akan rindu kepadanya. Sesiapa yang mencintai Rasulullah SAW, maka
Rasulullah SAW pun akan cinta kepadanya dan di akhirat baginda akan
memberikan syafaat.7. Perbanyakkanlah sembahyang sunat Dhuha
kerana ia boleh menenangkan hati. Setelah sembahyang Dhuha ikutilah
pula dengan membaca Al-Quran. Bacalah Al-Quran sebanyak mungkin yang
kamu termampu.8. Hendaklah redha dengan Allah. Sesiapa
yang tidak redha dengan Allah, maka di dalam hadis Qudsi, Allah telah
mencabar supaya mencari Tuhan lain selain daripada-Nya. Hendaklah redha
dengan Rasulullah SAW dan rasul-rasul yang lain.9.Jangan
tidur di waktu malam. Hidupkan malam dengan beribadah kepada Allah,
munajat, mengenang dosa dan bertaubat sebanyak-banyaknya. Sesiapa yang
tidur banyak di waktu malam bererti dia lalai daripada mengingati Allah.Malam adalah masa yang terbuka hijab di antara hamba dan Allah.10. Hati kita jangan dibiarkan lalai, hendaklah sentiasa beristighfar, bertasbih dan berwirid.11.Jangan berhutang. Kalau berhutang, jelaskan segera walaupun 10 sen. Kerana sesiapa yang mati walaupun mati syahid, sedang dia menanggung hutang, maka ia tidak akan dapat masuk syurga.12.Sentisalah ingat akan mati kerana orang yang ingat mati dekat dengan Allah.13. Hendaklah bersangka buruk dengan diri sediri, dan bersangka baiklah dengan orang lain (sahabat).14. Redhalah dengan sebarang takdir ketentuan Allah yang menimpa sama ada perkara itu baik atau buruk.15. Suami adalah perantaraan (pembawa) isteri ke syurga. Oleh itu taatlah kepada suami bersungguh-sungguh.
Semoga nanti dapat masuk syurga di mana yang dikehendaki. Kalau
bersalah dengan suami walaupun kecil, bersegeralah minta maaf.
Sentiasalah bermanis muka dan memberikan senyuman mesra kepada suami.
Jangan melakukan perkara yang boleh menyentuh dan menyinggung hati
suami.16. Setiap kali mengakhiri doa, akhirilah dengan berdoa untuk semua guru-guru kamu.

Memelihara kedamaian hati

Salah satu tanda kepribadian seorang muslim itu adalah berzikir. Kita dianjurkan berdzikir setiap saat, dari bangun hingga tidur kembali. Secara harfiah, arti dzikir adalah mengingat Allah dengan menyebut nama-nama-Nya.
Insya Allah, dengan membiasakan lidah untuk mengucap kalimat-kalimat thayyibah, akan semakin mempertinggi ma''rifat kita kepada Allah swt. Dengan dekat kepada Allah, hati jadi tenang. Berikut ini adalah tujuh kalimat thayyibah yang harus menjadi penghias bibir umat setiap waktu.
1. Bismillahirrahmanirrahim.
Diucapkan setiap kita mengawali segala perbuatan. InsyaAllah, jika lidah kita terbiasa, perbuatan ini sudah menjadi refleks kita, maka akan lebih mudah bagi kita untuk menjaga diri dari perbuatan buruk. Karena senantiasa kita diingatkan bahwa ada Allah yang melihat perbuatan kita.
Kalimat ini sekaligus mengingatkan kita, bahwa segala sesuatu adalah milik Allah, termasuk diri kita yang hina ini. Juga setiap perbuatan kita, hendaknya semua berada di garis yang ditetapkan Allah. Dalam sebuah hadis Rasulullah menyatakan, "Bahwa setiap perbuatan baik yang tidak dimulai dengan kalimat basmalah, maka perbuatan itu tak berkah."
2. Alhamdulillah
Inti dari ucapan dzikir ini adalah ungkapan rasa syukur atas kurnia dan rahmat Allah swt. Sesungguhnyalah, pancaran perasaan syukur adalah energi kehidupan yang sangat besar bagi manusia. Mereka yang paling banyak bisa bersyukur, bererti telah memiliki yang terbanyak dibanding orang lain. Mengenai hal ini difirmankan dalam QS. Ibrahim ayat 7, bahwa Allah akan menambah rahmat nikmat-Nya kepada mereka yang mampu bersyukur.
Dengan mengucap kalimat ini setiap selesai melakukan satu pekerjaan, manusia seakan menguatkan keyakinannya bahwa tak akan pernah terjadi sesuatupun tanpa campur tangan Allah. Jika sesuatu itu baik, dirasakan sebagai pertolongan Allah. Jika sesuatu itu kurang baik, tetap disyukuri dengan berkeyakinan bahwa itupun sudah lebih baik dari pada tidak sama sekali.
Dan manakala seseorang telah terbiasa mengucap syukur untuk hal-hal yang kecil, maka ketika Allah menganugerahkan nikmat yang sedikit lebih besar, maka kenikmatan yang dirasakan orang tersebut akan berlipat ganda.
3. Astaghfirullah
Difirmankan dalam QS. Ali Imran 135, "Orang-orang yang berbuat kekejian atau menzalimi dirinya lalu ingat kepada Allah, maka minta ampunlah untuk mereka atas dosa-dosa yang dilakukan."
Sungguh Maha Suci Allah Yang Maha Sempurna. Setelah Ia ciptakan manusia sebagai makhluk hidup yang secara sunnatullah bisa berbuat khilaf, sekaligus Ia berikan ''ubat'' bagi kekhilafan tersebut. Bagi mereka yang pandai meminum ubat ini, maka mereka tak akan terserang penyakit hati yang lebih serius. Allah Maha Pengampun, terutama bagi siapapun yang segera bertobat begitu sadar telah berbuat khilaf.
Ummat Islam harus membasahkan bibir mereka dengan istighfar ini, sehingga noda-noda dosa yang sempat menempel sedikit demi sedikit setiap hari tidak segera menumpuk menjadi noktah hitam yang tebal. Semakin lama noda-noda ini tertumpuk, akan menjadi semakin sulit untuk menghilangkannya. Maka benarlah bahwa kebanyakan kesalahan besar berawal dari kekeliruan-kekeliruan kecil yang tidak dibenari.
Sayangnya, seringkali manusia terlambat menyadari kekhilafannya itu. Untuk menghindari keterlambatan taubat, maka dianjurkan untuk istiqamah mengucapkan zikir ini setiap hari, terutama setelah shalat, walau dirasakan tak ada kesalahan yang diperbuat. Rasulullah saw sendiri, yang sudah dijamin ma''shum, (terjaga dari dosa), dalam sehari mengucap istighfar setidaknya 100 kali.
4. Insya Allah
Diucapkan ketika seseorang berniat hendak melakukan sesuatu di masa yang akan datang. Zikir ini akan mengingatkan kita, bahwa kehendak Allah adalah di atas segalanya. Tak seorangpun mengetahui apa yang akan terjadi detik setelah ini. Itu sebabnya, tak akan pernah ada janji yang diikat 100 % antar manusia, kecuali dengan menambahkan kalimat, Insya Allah (QS. Al Kahfi, 23-24).
Sayangnya, banyak orang mempergunakan kalimat ini secara keliru, hingga berkembang anggapan bahwa kalimat mulia ini
diucapkan sebagai kelonggaran untuk tidak menepati janji. Perbuatan umum ini banyak menggejala dalam sebagian masyarakat, sehingga membuat banyak orang memandang negatif kalimat ini.
Adalah tanggung jawab kita bersama, kaum muslim, untuk meluruskan pandangan ini. Dimulai dengan diri kita sendiri. Mari kita buktikan bahwa ucapan Insya Allah bukan berarti niat untuk melanggar. Akan tetapi sebagai ikatan janji yang sudah pasti akan ditepati secara logika manusia, disertai kepasrahan terhadap kehendak Allah yang sewaktu-waktu bisa membuyarkan rencana.
5. Laa Haula walaa quwwata illaa billaah.
Zikir yang merupakan pengakuan terhadap kefanaan manusia dan ke-Maha Kuasanya Allah ini diucapkan ketika seseorang mengambil keputusan (ber''azam). Kalimat thayibah ini adalah pancaran dari sikap tawakal seseorang. Setelah berupaya nyata mempertimbangkan, maka ketika keputusan diambil, dilanjutkan dengan tawakal kepada Allah, yang dinyatakan dalam sikap menerima resiko apapun yang terjadi nantinya akibat diputuskannya keputusan tadi. (Qs Ali >Imran : 159).
6. Laa Ilaaha Illallah
Banyak hadis nabi Muhammad yang menyebutkan keutamaan kalimat thayibah ini. Bahkan disebutkan pula sebagai kunci pintu syurga. Dalam prakteknya, masih banyak muslim yang terus menerus melafalkan kalimat ini dalam setiap kesempatan, sayangnya, masih hanya sekedar refleks bibir saja.
Padahal, andai seseorang mengucapkan dzikir ini sembari mengupas hikmahnya, sungguh nikmat dan manfaatnya akan diperoleh tiada habis-habisnya. Karena penjabaran arti dari kalimat ini begitu luasnya. Dan manfaatnya pun bisa dirasakan di setiap waktu dan dalam kondisi apapun. Intinya satu; mengingat kebesaran Allah SWT.
7. Innalillahi wa inna ilaihi rajiun
Sungguh benar bahwa manusia adalah milik Allah, dan setiap inci pergerakan tubuhnya beradadalam genggaman Nya. Namun kenyataan bahwa segala sesuatu itu pasti kembali kepada pemiliknya, Allah SWT, tak jarang sulit untuk bisa diterima manusia. Zikir yang diucapkan di saat menghadapi musibah ini akan membantu kita untuk mengingat akan hal ini.
Insya Allah, dengan membiasakan meresapi hikmah kalimat ini, kita menjadi lapang dada dalam menghadapi setiap peristiwa, seburuk apapun, yang sudah menjadi takdir kita. Semakin dalam seseorang menghayati hikmah zikir ini, semakin ringan dia menghadapi kehidupan yang berat ini, tanpa harus menghadapi stress maupun depresi..wallahualam..